Kamis, 02 Maret 2017 10:16

Perekonomian Baru bagi Petani Kedelai

Bukan hal yang mustahil, jika program pemerintah berhasil dalam mensosialisasikan kedelai lokal, maka akan banyak petani kedelai yang sukses dan maju. Jika konsumsi masyarakat berpindah dari kedelai impor ke kedelai lokal, maka kedelai lokal akan booming, dan banyak industri yang mencari. Oleh karena itu, mulai sekarang para petani kedelai lokal harus menyadari, bahwa dia adalah bagian keberhasilan pemerintah untuk turut serta menyediakan pasokan kedelai lokal bermutu tinggi.

Dengan kesadaran seperti ini, maka para petani mampu terus menanam dan menanam sehingga ketika masyarakat telah beralih ke kedelai lokal, petani yang sudah siap dan berkembang produksi pertanian kedelainya, menjadi petani yang sukses dan mampu meningkatkan perekonimiannya.

Published in Ekonomi Kedelai

Kedelai Hitam Malika, Kedelai Berkualitas Asli Indonesia

11 Oktober 2016

Kecap dapat dikatakan sebagai salah satu pelengkap makanan yang kerap digunakan masyarakat Indonesia. Karena itu,...

Swasembada Kedelai, Indonesia Butuh 2 Tahun Lagi

11 Oktober 2016

Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia bisa swasembada kedelai pada 2018 dengan penyaluran bantuan benih dan sarana...

Pamor Kedelai Edamame Indonesia Turun

11 Oktober 2016

Meski pun tidak begitu populer untuk dikonsumsi di dalam negeri, namun budidaya edamame cukup marak...

Mengapa pilih tempe untuk bisnis kuliner di London?

11 Oktober 2016

Seorang pemilik warung tempe di London mengatakan ia sangat suka tempe dan belajar di banyak...

Keseharian "bule penjual tempe" di London

11 Oktober 2016

Seorang warga Inggris yang memiliki warung tempe di London bercerita tentang kegiatannya dalam satu minggu...

Kunjungan Web

Hari ini1306
Kemarin2725
Minggu ini14690
Bulan ini54541
Total773360

Nampak
  • IP Anda: 18.206.13.39

August 2019
S M T W T F S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Copyright © 2019 Pekakekal (Pengembangan Kajian Kedelai lokal) All Rights Reserved.
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada